Thursday, November 7, 2013

Cerita ABG, Cerita Di Metropolitan

Matahari bersinar dengan teriknya, menyebarkan hawa panas di kota metropolitan. Kemacetan panjang dan kepulan asap mobil yang lalu lalang membuat jakarta semakin terasa panas. Belum lagi ditambah dengan kerasnya kehidupan dan intensitas persaingan yang tinggi membuat kota ini terasa semakin membara.

"Panas banget ya pa !" begitulah ucap Devon sambil menyeka keringat.

Aku hanya tersenyum menyikapinya, mungkin Jakarta tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Maklumlah sebagai Anak ABG yang masih duduk di bangku SMP belum sepenuhnya mengerti tentang seluk-beluk kehidupan di Jakarta serta panasnya persaingan para pelaku bisnis. Devon baru pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta, yang dia tahu Jakarta adalah kota yang indah dan megah dikelilingi gedung-gedung pencakar langit tapi dia tidak memahami bagaimana kerasnya kehidupan dibalik keindahan itu.

Tapi Alhamdulillah walau panas melanda Jakarta, Devon cukup senang dan menikmati di kota ini, Devon terlihat enjoy bahkan dari kamera hapenya kulihat dia mengabadikan detail-detail kota Jakarta. Tadinya dia berencana ingin naik busway berkeliling kota, tapi karena haltenya agak jauh terpaksa kami urungkan. Sebenarnya banyak keinginan Devon di Jakarta terutama ingin sholat di masjid istiqlal atau jalan-jalan ke Monas, tapi karena terjebak kemacetan di Daan Mogot terpaksa puas dengan melihat dari luarnya, karena ada acara resepsi yang sudah menunggu.



Diacara resepsi yang bernuansa merah Devon mengenakan kemeja batik merah yang dikombinasi dengan celana jeans warna hitam. Siapa bilang batik hanya untuk generasi tua, buktinya Devon yang Anak ABG tampak gagah dan keren mengenakan batik. Karena batik sekarang sudah sangat familiar dengan corak dan motif yang cocok untuk semua kalangan. Batik adalah warisan budaya bangsa, dengan memakai pakaian batik secara tidak langsung ikut mempromosikan budaya bangsa dan yang tidak kalah penting karena batik adalah produk asli Indonesia dengan mengenakannya berarti ikut menaikkan income perkapita pengrajin batik.

Untuk semuanya, khususnya Anak ABG mari kita mencintai produk Indonesia, karena produk Indonesia punya keunikan tersendiri yang tidak dimiliki bangsa lain. Dan Mari budayakan gemar memakai Batik buatan Indonesia sebagai bukti kita mencintai tanah air tercinta. 






Artikel Media Macarita Sejenis

Categories:

19 comments:

"Setelah dibaca silakan berikan komentar sesuai isi posting. Karena isi posting sopan maka diharap komentarnya juga sopan dan tidak menulis komentar spam yang tidak ada hubungannya dengan posting. Maaf jika komentar OOT terpaksa kami hapus."

  1. anak ABG sekarang kayaknya dah suka pakai batik ya,termasuk devon ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya mbak, walau pakai batik tetep tampak modis kok

      Delete
    2. Justru seharusnya yang Muda yang lebih productive mempromosikannya Mbk. Apalagi dengan banyaknya motif batik saat ini, pasti keren seandainya para ABG turut mengapresiasi Batik di Indonesia.

      Delete
  2. Semoga lain waktu Devon bis ake Jakarta lagi diwaktu liburannya ya mas. jangan lupa ketemuan Pascal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip mbak Lidya.., bisa ketemuan bukan sekedar bbm-an.
      padahal sama2 ke Jakarta ya

      Delete
  3. ini cerita anak ABG yang baik n sholeh.. ternyata :)

    ReplyDelete
  4. ABG yang ini keren habis deh pokoknya. Sampai silau liat batik merahnya.
    Sukses ya mas Insan mengabadikan Devon dalam berbagai gaya. ^_^

    ReplyDelete
  5. Mari kita libas artikel dan gambar porno agar para ABG tak terpengaruh hal-hal yang dapat merusak kehidupan mereka

    Dengan bangga saya mengundang sahabat untuk mengikuti kontes unggulan di BlogCamp. Salah satu hadiahnya adalah voucher menerbitkan buku. Silahkan cek http://abdulcholik.com/2013/11/01/kontes-unggulanproyek-monumental-tahun-2014/

    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap Pakdhe....
      untuk buku kedua saya nanti....

      Delete
  6. OH Devon baru pertama kali ya ke Jakarta Om? Sebagai orang Indonesia kayaknya kurang afdol bila tak berkunjung ke Ibu Kota nya.

    Salam untuk Devon yang sudah ABG kece, keren, dan gagah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul...betul.. betul..

      salamnya akan disampaikan

      Delete
  7. kumpulan keluarga di tempat saya juga berbatik ria lho kang. mulai dari yang bayi, sampai yang bawa tongkat.

    kalo saya kadang saya padu dengan jeans. ---pecinta batik sejati---

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan-jangan penjual baju batik ini.... hihihihi

      Delete
  8. Terima kasih sudah turut mendukung gerakan PKK Warung Blogger

    Artikel sudah tercatat sebagai penggembira

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiaah.. cuman penggembira... nasiib...nasibb..

      Delete
  9. Devon pintar milih baju batik..atau apakah bapaknya ikutan memilihkan baju untuk Devon, jakarta memang panas....apalagi di musim pancaroba ini, kalo terjebak kemacetan,,,maka panasnya akan lebih terasa nikmat dech....
    mari kita ramaikan dunia maya dengan keyword cerita ABG yang bermakna positif...keep happy blogging always..salam :-)

    ReplyDelete