Monday, July 23, 2012

Giveaway Azzet: Mengapa Harus Menulis


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bissmillahirrahmanirrahim
Berbicara masalah nge-blog tentu tidak lepas dengan aktifitas menulis, karena tulisan merupakan ruh dari sebuah blog. Aku mempunyai dua blog yaitu blog yang ini Media Macarita dan satunya Media Robbani. Karena blog Media Robbani masih ada event Open House, maka untuk GA aku tempatkan disini. Mengingat tulisan suatu hal yang paling penting dari nge-blog, tidak ada salahnya jika di dalam tulisan ini aku lebih mengedepankan makna dan tujuan menulis.
 
Mengapa Harus Menulis...? yah setiap manusia punya alasan berbeda ketika dihadapkan dengan pertanyaan seperti itu. Insya Allah akupun punya alasan berbeda pula yang mendasari dalam hal menulis, walau sejujurnya aku bukanlah penulis yang pandai merangkai kata-kata

gambar dari sini
Sebelum berpanjang lebar ada baiknya kita bahas dulu makna menulis. Secara arti harfiah menulis adalah sebuah kata kerja yang menunjukkan adanya sebuah aktifitas dari manusia untuk menciptakan sesuatu, tapi tentunya tujuan menulis bukan itu melainkan menuangkan dan mengekspresikan sesuatu yang ada dalam hati dan pikiran menjadi sebuah karya yang bisa dipertanggung jawabkan sekaligus menjadi media komunikasi antara penulis dengan pembacanya.

Tulisan adalah sebuah lisan yang tak bersuara maka tulisan bisa menjadi gambaran suasana hati atau kecenderungan hati si penulis. Kalau boleh diibaratkan manusia adalah bejana yang berisi air, jika dituangkan maka air itu menjadi sebuah lisan dan tulisan, jika isi bejana keruh maka yang dituangkanpun akan keruh, jika isi bejana bening dituangkanpun akan tetap bening. Tulisan adalah sebuah rekaman jejak dari apa yang dilihat, didengar, diraba dan dirasa oleh inderawi manusia. Tulisan bisa diibaratkan juga sebagai pisau bermata dua, dari tulisan itu seseorang bisa dipuja sekaligus dicela, itulah sedikit gambaran menurut aku tentang makna menulis secara maknawi

Dalam Islam Menulis mempunyai nilai yang sangat penting setelah perintah membaca, bisa dilihat dari sejarah perkembangannya. Islam mencapai masa keemasan ketika para ulama sangat mendominasi dengan karya-karya tulisnya dan tulisan-tulisan mereka menjadi kiblat peradaban dunia pada waktu itu.

Sebut saja nama-nama seperti

  • Abu Nasru al-Farabi Salah seorang ahli falsafah Islam yang terkenal dan pakar dalam ilmu mantiq, matematik. 
  • Ibnu Sina Salah satu di antara dokter dan ahli filsafat yang terkemuka di dalam sejarah Islam, karangannya lebih dari seratus buah buku, di antara karangannya yang termasyhur ialah buku “Al-Qanun” dalam bidang kedoktoran dan “Al-Shifa” dalam bidang falsafah. 
  • Ibnu Rusydi Ahli filsafah berbangsa Arab dari Andalusia, Beliau merupakan pakar dalam bidang ilmu fiqh, syair, kedokteran, matematik dan astronomi. 
  • Ibnu Khaldun Ahli sejarah dan ahli falsafah berbangsa Arab, beliau adalah penggagas ilmu falsafah sejarah dan ilmu Sosiologi.

Belum lagi di era sebelumnya ada tokoh-tokoh seperti Imam Abu Hanifah an-Nu’man, Imam Malik bin Anas, Imam asy-Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hambal, mereka adalah ulama ahli fiqh dan ahli hadist yang terkenal dengan istilah ulama empat madzab. Tulisan beliau-beliau itulah yang menjadi rujukan bukan hanya umat muslim tapi bangsa baratpun menjadikannya sebagai referensi dalam membangun peradaban baru dari keterpurukannya.

Maka tepat sekali bila seorang teolog dan ahli bahasa dari Denmark "Johannes Pedersen" pernah mengatakan bahwa jarang ada peradaban lain dimana dunia tulis-menulis memainkan peran penting selain dalam peradaban Islam. belum lagi ulama seperti Ibnu Taimiyah, Ibnul Jauzi, Ibu Qoyim Al Jauziah, Al Ghazali, Syeik Athailah, Al Qusyairi dan lainnya. Dengan tulisannya beliau dikenal dan abadi dihati umat muslim, itu sebagai bukti nyata bahwa menulis mempunyai peran besar dalam mewarnai kehidupan manusia.

~ Kembali ke topik awal "Mengapa Harus Menulis..?" ~

Menulis bagiku adalah dakwah, sebagai muslim berkewajiban untuk beramar ma'ruf nahi munkar, menyebarkan kebaikan dan mencegah keburukan serta memberi peringatan kepada sesama. Karena manusia adalah khalifah dibumi yang ditugaskan untuk mengatur dan mewarnai kehidupan didunia, maka sudah seharusnya kita mengisi hidup ini dengan hal-hal yang bermanfaat, itulah ciri-ciri seorang muslim yang beriman
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung" (QS. Ali Imran : 104)

Menulis bagiku adalah nasehat, maka karya tulis haruslah bisa memberikan pengaruh positif bagi pembacanya, bisa menjadi nasehat yang baik bagi orang lain atau minimal untuk diri sendiri karena sesungguhnya agama adalah nasehat
“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Asr 1-3)

Menulis bagiku sebuah motivasi, maka karya tulis harus bisa memberikan semangat berhijrah menuju kebaikan, setidaknya memberi motivasi pembaca untuk lebih bersemangat menjalani kehidupan, bisa membangkitkan semangat beribadah, semangat berjihad dijalan Allah. karena Al Qur'an sesungguhnya penuh dengan ayat-ayat motivasi
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Alam Nasyrah:5-6).

Menulis adalah ungkapan Rasa Cinta, maka didalam karya tulis seharusnya selalu menebarkan rasa cinta, kasih sayang dan kedamaian, bukan menimbulkan rasa benci, kebencian dan permusuhan kepada sesama, karena Islam adalah agama rahmatan lil alamin maka sudah seharusnya umat muslimpun menjadi rahmat bagi sesama
“Kalian tidak akan beriman sehingga kalian menyayangi, Para sahabatpun bertanya, Wahai Rasulullah, secara keseluruhan kami ini penyayang. “Belliau menjawab, “kasih sayang bukan kepada teman saja tetapi kepada manusia seluruhnya” (HR. Imam Thabrani)

Dan masih banyak lagi manfaat dari menulis, rasanya jika dijabarkan semuanya tidak akan ada habisnya, singkat kata karena aku menyadari sebagai manusia yang jauh dari kata sempurna sangat mempunyai keterbatasan, terutama keterbatasan memori dalam merekam jejak yang pernah aku rasakan, maka cara yang tepat mensiasatinya dengan cara menulis, dengan cara itu kita bisa gampang membuka ulang rekaman-rekaman tersebut, untuk dibaca dan diresapi maknanya.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tulisan ini diikutkan pada kontes Betapa Senangnya Ngeblog dan disponsori oleh Mahabbah.



Artikel Media Macarita Sejenis

Categories:

33 comments:

"Setelah dibaca silakan berikan komentar sesuai isi posting. Karena isi posting sopan maka diharap komentarnya juga sopan dan tidak menulis komentar spam yang tidak ada hubungannya dengan posting. Maaf jika komentar OOT terpaksa kami hapus."

  1. Replies
    1. Betul sekali, dengan adanya aktifitas otak, maka akan mencegah kepikunan

      Delete
  2. Jadi..
    Mari kita menulis ..!!
    Menulis dari hati tentunya..!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya tetep belajar untuk menulis. dan terus mengasah diri

      Delete
  3. mantap artikelnya.
    Saya juga ikut
    Semoga berjaya mas
    Salam hangat dari Galaxi

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah..
      matur nuwun pakdhe... malu dibilang mantab..

      Salam hormat dari Surabaya

      Delete
  4. menulis adalah mengasah ketrampilan kita dalam menuangkan ide yang ada di alam fikir, ke dalam rangkaian kata yang penuh makna. Menulis adalah melatih ketrampilan kita dalam memilih dan merangkai kata, hingga dapat membentuk sebuah karya/opini yang insyaallah akan bermanfaat bagi sesama...

    ReplyDelete
    Replies
    1. betuul...
      setuju.. masing2 punya alasan sendiri dlm menulis

      Delete
    2. @alaika abdullah : Hi mba , blognya susah didownload ya. Loadingnya lama. Apa pC ku yang error ya

      Delete
  5. menulis itu membekukan kenangan dalam untaian aksara, agar kita selalu bisa kembali menarik hikmah dari masa lalu dan mensyukuri kehidupan yang dihadirkan Allah #menurutku :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ternyata ada GA nya ya?

      Delete
    2. good...good
      alasannya bagus..., tlisannya diikutin GA aja mbak

      Delete
  6. Waahhh..... apik tenan.... wis aku kalah wis...
    Tak rekomen ke pak Azzet supaya menang wis... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. N g e n y e e e e e e k k k....

      [im]https://encrypted-tbn2.google.com/images?q=tbn:ANd9GcTqai_2OGzPhqrOJesLadZwE22piq6MyorzkLBe6Fbt6ormnJsVaA[/im]

      Delete
    2. Ups... kok malah nesu thoo....! dialem jeee...!
      Salahku opo kok dipelototi sampai matanya keluar gitu...hhiiiii...!
      *Jongkok dipojok nangis tersedu2... hiks...

      Delete
  7. Insan Robbani, wah tulisan yang apik. Lagi-lagi nih bunda pasti terlempar dari arena memenangkan GA ini, hahahahaha...... gpp wis, yang penting sensasinya menulis, apa pun topiknya, tetap menyemangati hidup seseorang. Se7? Semoga menang di Kontes GA ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. haduh... Bunda merendah....

      saya kan modal nekad doang bunda, yang penting ngeramein

      Delete
  8. Jika menulis adalah dakwah, nasihat, motivasi, dan ungkapan cinta, hmm... betapa penting untuk terus dilakukan ya, Pak, termasuk menulis dalam blog. Ohya, saya telah membaca artikel di atas dan langsung saya DAFTAR. Makasih banyak ya, Pak.

    ReplyDelete
  9. Menulis insyaAlloh termasuk ibadah ya mas, ya tergantung juga sih apa yang ditulis, sy juga pernah membahas in di blog saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Innamal A’malu Bin Niyat ya mbak...
      nsya Allah jika diniatkan utk kebaikan dicatat sebagai amal ibadah

      Delete
  10. saya menulis karena kenapa ya, rasanya lebih enteng menulis saja dibandingkan menceritakan sesuatu secara lisan secara panjang lebar, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe... tapi menulis itu sama dng lisan yg tak bersuara loh mas, punya dampak baik dan buruk..

      Delete
  11. Aku sering menulis dapat beberapa email yang katanya terima kasih postinganku membantu mereka.

    Kasih alamatnya ya, ke ratnawatiutami@yahoo.com . VCO itu minyak kelapa tapi diproses tanpa pemanasan. Di Jogja pusat penelitiannya, termasuk minyak sehat bukan lemak trans dan low kolesterol. Di Jogja dijual minyak gorengnya di supermarket, begitu... Ma kasih komennya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini serius... suruh kirim alamat..?

      waaahhaa....speechless

      Delete
  12. menulis bisa juga menjadi sebuah investasi amal bagi kita..

    artikel mantab.. saya dukung jadi jawara..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Arrrrggghhhh.....


      [im]http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRhL1FyfXUeRiXiaqOy-fdblT1Ps9_zM8429LvP0n4nnNP7jAen[/im]

      Delete
  13. Menulis apa yang menjadi kesukaan kita adalah hal yang luar biasa dan istimewa dari seseorang. Luar biasa

    ReplyDelete
  14. Salam kenal, Bang....
    Dari semua blog berbasis Blogspot, tampilan blog Abang ini yang paling saya suka. Hmmm, tadinya saya kira ini blog Wordpress. Hehehe...
    Selamat atas kemenangan GA-nya ya, Bang. Tulisan Abang memang berbobot. Dan kalau melihat 18 award yang sudah Abang dapatkan, sepertinya Abang memang sudah kapalan ngeblog. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal balik
      haduh terimakasih jadi malu...
      award yang saya terima semata2 krn kami selalu menjaga persahabatan sesama blogger...

      Delete
  15. Menulis berarti meninggalkan jejak sejarah,,,

    ReplyDelete