Pagi itu cuaca cukup cerah, setelah beberapa hari sebelumnya
Makassar diguyur hujan yang lumayan
lebat. Dan pagi ini seperti biasanya saya melakukan rutinitas sehari-hari
melitas jalan Perintis Kemerdekaan menuju kantor. Sengaja kali ini saya menjalankan motor Vario dengan perlahan sambil mencari penjual makanan yang bisa untuk
bekal makan siang di kantor. Setelah mencari-cari akhirnya mata saya tertuju pada sebuah mobil
Luxio putih yang terparkir di pinggir jalan dan terpampang dengan jelas banner
bertuliskan WARBIL F2 berikut menu yang dijual, ada Nasi Kuning, Nasi Campur,
Nasi Pecel dan Gado-gado.
Kesan pertama yang
terlihat adalah kebersihannya, alat-alat yang digunakan tampak bersih terawat dan pelayanannya cukup baik dan ramah, malah saya sempat nanya-nanya arti WARBIL F2, dan ibu separuh baya yang masih terlihat cantik itu menjelaskan WARBIL artinya Warung Mobil sedang F2 adalah initial nama ibu dan
anaknya. Tadinya sih cuman ingin beli buat makan siang aja tapi mencium aroma masakan mendadak jadi tergiur untuk segera mencicipi masakannya. Dan benar, cita rasa masakannya benar-benar cocok dengan selera saya. Jika pada umumnya para penjual makanan itu pelit dengan bumbu, justru WARBIL F2 ini berani dengan bumbu, pas banget rasanya dan pas banget nikmatnya.
Saya juga nanya, apa tidak rugi dengan bumbu yang berani gitu? dengan senyum sang ibu berkata: Tidak usah ngambil untung banyak-banyak yang penting lancar dan pelanggan puas. Hmmmm, betul juga sih, jika pembeli atau pelanggan puas pasti akan kembali lagi, apalagi harganya standard dan bisa terjangkau, hanya Rp. 8000,- sampai Rp. 10.000,-. Bahkan dengan cita rasa dan bumbu yang berani harga segitu termasuk murah banget. Belum lagi kebersihan yang terjaga membuat kita semakin nikmat menyantab makanannya, karena senikmat apapun masakan jika tidak terjaga kebersihannya alias jorok akan sangat mengganggu selera makan.
![]() |
ini nasi kuning ala Warbil F2 |
Suatu ketika ada seorang ibu guru datang bersama beberapa muridnya membeli makanan di WARBIL F2. Beliau bercerita bahwa sebelum mengijinkan anak didiknya membeli makanan di WARBIL F2 beliau telah mengecek makanan tersebut ke salah satu lab terdekat, dan ternyata makanan tersebut telah dinyatakan aman dan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya seperti zat pewarna, formalin, boraks dan bahan kimia lainnya. Salut untuk bu Guru yang selektif dan bertanggung jawab atas makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi untuk anak didiknya, dan salut juga buat WARBIL F2 yang tetap mengedepankan kebersihan dan kesehatan bukan hanya mengejar keuntungan semata.
Bagaimanapun dengan maraknya pemberitaan di media tentang penyalahgunaan bahan-bahan kimia berbahaya sebagai bahan tambahan bagi produk makanan minuman yang tidak sesuai dengan peruntukkannya telah membuat resah masyarakat. Penjual hanya ingin meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dengan mengabaikan dampak kesehatan yang ditimbulkan dari penggunaan bahan-bahan berbahaya tersebut bagi pembeli dan orang-orang yang mengkonsumsinya.
Nah jika Anda yang tinggal di Makassar silakan dicoba untuk mampir di WARBIL F2 bagi yang lagi jalan-jalan ke Makassar setidaknya bisa jadi referensi jika mencari makanan yang murah bersih, nikmat dan higienis. Lokasinya di Jl Perintis Kemerdekaan tepat . Buka tiap hati kecuali hari minggu mulai jam 06.30 - 12.00 WITA. Dan dapat bocoran konon katanya Si empunya WARBIL F2 ini juga pengelola sebuah catering yang biasa melayani wedding party, acara meeting kantor, pesta ulang tahun dan jenis pesta lainnya. Pantes masakan, cara menyiapkan serta pelayanannya sudah sangat profesional. Selamat mencoba menu masakan WARBIL F2.
wah keren ini mobil nyaaaa
ReplyDeletehmm..sempat juga yaa menilai bahwa yang empunya warung ternyata orangnya "CANTIK"...eheemm eheemm,
ReplyDeleteaku belum pernah coba kecantikannya..ets...maksud ku masakan warung mobil ini...kapan-kapan dech kalo aku main ke arah perintis kemerdekaan..sambil mampir kopdar dengan mas Budhi....
keep happy blogging always...salam dari Banjarbaru - Makassar :-)
Hayooo,,,, kita kopdar mas Hari, tak tunggu syukur2 pas ada acara blogger Makassar, tp jgn lupa mampir di perintis dulu ya mas,,,, hihihi
DeleteHayooo,,,, kita kopdar mas Hari, tak tunggu syukur2 pas ada acara blogger Makassar, tp jgn lupa mampir di perintis dulu ya mas,,,, hihihi
DeleteParuh baya yang masih terlihat cantik..? Ehm.. hahaha..
ReplyDeleteMasakan khas makassar memang identik dengan bumbu yang "berani" mas..
Tentunya agar bisa laku harus sesuai dengan selera masyarakat nya.. hehehe
Oh begitu ya Ndro,,,, maklum baru seumur jagung di makassar,,, jgn lupa kalo pulkam mampir di perintis
DeleteNasi kuning warbil cocok buat bekal makan siang ya...
ReplyDeleteApalagi yg jual cantiiik... ^_^