Monday, July 1, 2013

Tegar



Jalannya sudah mulai goyah tapi semangatnya tetap menyala. Tidak ada kamus menyerah dalam hidupnya. Dengan menjinjing perangkat kerjanya sebagai tukang sol sepatu, dia menelusuri jalan sambil sesekali menawarkan jasa.

Usianya tidak muda lagi bahkan bisa dibilang manula, kutaksir usianya sekitar 63 tahunan

Diusia yang seharusnya menikmati masa istirahat tapi Pak Samidi masih tegar melakoni perannya sebagai kepala keluarga untuk menafkahi anak dan istrinya.


Artikel Media Macarita Sejenis

Categories: ,

66 comments:

"Setelah dibaca silakan berikan komentar sesuai isi posting. Karena isi posting sopan maka diharap komentarnya juga sopan dan tidak menulis komentar spam yang tidak ada hubungannya dengan posting. Maaf jika komentar OOT terpaksa kami hapus."

  1. Seseorang yang tak pernah lelah untuk berusaha.

    Menginspiratif sekali pak.

    Sukses ya.

    ReplyDelete
  2. jiahhhhhhhhh langsung jadi, kisah yang begtu menginpirasi :)...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan Tia yang ngajarin gerak cepat dan nulis cepat

      Delete
  3. begitu besar perjuangan seorang ayah tuk memnuhi tanggung jawab nya sebagai kepala keluarga, teringat bapaku mas.. yg udah sepuh umur 60 lebih tapi sampai sekrang tetep bekerja...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Ayahnya tetap diberi kesehatan ya..
      semoga Allah merahmati beliau

      Delete
  4. Sebuah sudut kehidupan yang kerap dipandang sebelah mata.
    Semoga kisah ini menyerap sejuta makna bagi yang membacanya..
    *kenapa komenku seperti puisi sih* :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..
      semoga ya mbak Yuni...
      saya tau kok kalau mbak Yun pinter berpuisi

      Delete
  5. Jadi inget bapakku. Ketika masa pensiun, beliau malah lebih sibuuuk. Seharusnya kan ke rumahku, main bareng Faiz...lhooo?

    Kisah yang sangat menyentuh, bisa bikin kangen Bapakku. Seorang kepala keluarga memang tanggung jawabnya besar, kitalah sebagai istri dan anak yang harus selalu berada di belakang untuk mendoakan kesehatan dan keselamatannya.

    Salam
    astin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru dengan banyak kesibukan biar pikiran tetep hidup, biasanya ortu selalu ada yg ingin dikerjakan tapi kita yg ngerasa kasihan

      Delete
  6. Bekerja keras tanpa kenal lelah demi keluarga :)
    Sukses ya Mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah begitu..
      Makasih mbak Esti

      Delete
  7. Perjuangan untuk orang2 yang kita sayangi
    Luar biasa :D

    ReplyDelete
  8. wehh tetep semangat yaa kerjanya :D

    ReplyDelete
  9. Bapak mertua saya sudah 80thn tp masih ngurus sawah. Kalo disuruh istirahat katanya malah pegel2 badannya :).

    Mgkn si bapak tukang sol itu jg begitu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha...
      betul mbak, biasanya begitu kalau sdh biasa kerja disuruh diem malah terasa pegel-2 gak enak blaasss

      Delete
  10. Replies
    1. Yah begitulah tanggung jawab yg hrs diemban

      Delete
  11. selama nyawa masih bersatu dengan raga..selama itu pula semangat hidup harus tetap bergelora dalam jiwa.....dan memang demikialah seharusnya kita bersikap.,,,memanfaatkan waktu yang diberikan ALLAH dengan sebaik-baiknya....salam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Subhanallah..
      Komentar yang mencerahkan

      Delete
  12. Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Segera dicatat sebagai peserta Kontes Unggulan;Enam Puluh Tiga
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  13. Ada teladan yang bisa diambil.

    Oh ya, kebetulan Luthfan sedang perlu tukang sol sepatu, boleh tuh mas sampaikan ke pak Samidi. :D

    Semoga sukses degan kontes ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bawa sini Ke Surabaya...

      Maturnuwun mbak

      Delete
  14. walaupun sudah tua tapi masih bertanggung jawab ya

    ReplyDelete
  15. saya sudah pensiun dari pekerjaan itu. Memang melelahkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahahahahaha...
      ternyata pensiunan Sol Sepatu toh

      Delete
    2. inget sol sepatu inget garut ..

      Delete
    3. bukannya di garut terkenal dodolnya..??

      Delete
  16. salut utk semangat Pak Samidi,
    dan salut utk semua orang yang tetap bersemnagat muda meski usia tak lagi muda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups...
      Seperti salutku pada Ririe Khayan

      Delete
  17. kalo sudah biasa kerja, akan enggan jika diminta berhenti. pun ibu saya yg sudah 83 tahun. beragam nominal dijanjikan para anak, tetep kekeuh berjualan. mungkin bisa jadi sudut pandang baru.
    sukses selalu ngontesnya, bang Insan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak selamanya bekerja melulu mencari uang ya mbak, bisa jadi Ibunya sekedar mengisi waktu untuk kesibukan

      Delete
  18. Proses perjalanan hidup yang selalu memberikan semangat suri tauladan bagi masyarakat sekitarnya.

    Salam wisata

    ReplyDelete
  19. macam pernah liat rang macam pak samidi ni..entah dimana lah..

    ReplyDelete
  20. MASYA aLLAH

    INSPIRASI bgd...
    smoga di usianya yang senja mendapatkan barokah.
    apalagi mau puasa.. smeoga ibadahnya bisa ttp lancar aamiin.

    ReplyDelete
  21. Salah satu potret kehidupan tegar dalam masyarakat kita...sukses untuk GAnya..salam hangat dari Kudus ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah masih tersisa orang yang masih punya semangat juang..

      Makasih mbak

      Delete
  22. sampai kapanpun berjuang, itulah hidup....

    ReplyDelete
  23. pekerja keras..
    kisahnya sungguh menginspirasi ^^

    ReplyDelete
  24. Semoga rejekinya berlimpah! Aamiin!

    ReplyDelete
  25. Sosok pejuang sejati, bekerja keras untuk menafkahi keluarga meski usia telah senja

    ReplyDelete
  26. Kontes yang sangat ramai sekali ya, banyak pesertanya. Semoga anda menjadi pemenangnya.

    ReplyDelete
  27. Well, usaha tak mengenal usia rupanya, ya?

    ReplyDelete
  28. perjuangan tanpa kenal lelah hinga akhir hayat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga ya, karena hidup adalah perjuangan

      Delete
  29. iya... di sekitar rumahku juga tukang solnya sudah pada manula semua tapi masih tetap bekerja dengan giat dan penuh semangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan mau kalah semangat kita sama mereka ya mbak..

      Delete